Showing posts with label Routine. Show all posts
Showing posts with label Routine. Show all posts

Friday, October 17, 2014

My Eyebrow Routine

Hello friends..
How's your October?
Akhir-akhir ini saya lagi suka banget dengan lip product yang warnanya bold dan bright. 
Padahal, kalau diingat lagi, dulu kalau ada lip product yang warnanya ngejreng pasti bakal dioles  tipis saja sambil berdoa supaya warnanya tidak seterang aslinya. 
Sekarang, kalau pakai lip product terus warnanya tidak sesuai dengan warna aslinya begitu mungkin sudah bakal ngomel-ngomel sendiri sambil menyesal. Hehehe.

Nah, post kali ini saya mau sharing tentang "My Eyebrow Routine"
Menurut saya, alis penting banget dan percayalah jika tampilan wajah kita akan berubah secara keseluruhan dengan tampilan alis yang tepat. Kepikiran buat post ini sudah lama, tapi kesempatannya baru sekarang. Sebelumnya mohon maaf kalau agak panjang postnya yang diselingi curhat dan halaman isi fotonya bakal alis semua. Saya berusaha untuk bisa berbagi pengalaman saya dengan detail dan lengkap beserta gambar langkah-langkahnya. Semoga bisa dimengerti dan jika ada yang ingin ditanyakan please contact me langsung. 
Saya bagi ke dalam dua bagian tahapnya, trimming and coloring process.
Enjoy !

Trimming 

Di tahap awal ini, saya menyiapkan pinset kecil dengan ujung yang angled sehingga mudah digunakan, kuas untuk alis yang memiliki sisi sikat dan sisir kecil serta gunting kecil yang biasanya dipakai untuk menggunting bulu mata palsu.




1. Dengan kuas dua sisi ini saya biasanya memulai dengan mengatur terlebih dahulu bentuk alis aslinya. Saya menyisir dan membentuk mengikuti arah tumbuhnya rambut alis. 
Alis saya tipikal alis Asian banget. Bagian dalam yang dekat dengan hidung tumbuh dari bawah ke atas sedangkan bagian luar tumbuhnya dari atas ke bawah. Hal ini agak menyulitkan awalnya bagi saya untuk mengikuti bentuk aslinya bagaimana, karena bervariasi. 

2. Setelah itu, saya mencabut rambut-rambut pada bagian bawah alis terlebih dahulu. Dilanjutkan dengan bagian atas. Ini tahap yang agak menyakitkan ya, jadi saran saya siapkan tissue untuk mengahapus air mata yang jatuh. Hiks. Hehehe. Pada awalnya malah menyiapkan es batu buat kompres agak tidak terlalu bengkak dan sakit. Tapi, tenang saja beauty is pain. Hasilnya pun jauh lebih tahan lama dibanding hanya menggunakan silet. Saya sendiri belum berani mencabut banyak bagian atas alis saya untuk membentuknya lebih dari bentuk aslinya, entah mengapa sehingga saya hanya mencabut rambut-rambut halus saja pada bagian atas. Bentuk alis saya memang agak meruncing sehingga jika ingin membuat tampilan Korean (dengan alis datar yang cute) saya mengandalkan pensil alis atau eyebrow gel.

3. Sesudah mencabut menggunakan pinset, saya menggunakan kuas bagian sisir plastik kecil untuk menyisir kembali alis. Seperti pada rambut di kepala, saya menyisir alis dan menggunting ujungnya yang berlebih menggunakan gunting kecil. Bagian dalam terlebih dahulu, lalu membalik posisi gunting dan sisirnya untuk alis di bagian tengah dan luar wajah. Silakan membentuk alis yang diinginkan. 




4. Mengguntingnya dengan sangat hati-hati, seperti menggunting ujung rambut dalam proses trimming. Trik ini saya dapatkan juga dari gabungan beberapa tutorial yang saya baca dan berguna sekali untuk saya yang punya bentuk alis agak bervariasi ini. 

5. Our eyebrow are sisters, not twins according to Michelle Phan. Memang juga katanya tidak ada anggota tubuh kita bagian kanan dan kiri yang persis sama. Jadi, bentuk alis kita tidak harus sama persis kanan dan kiri. Alis kanan saya bentuknya lebih natural dan sebelah kiri saya lebih meruncing. Yeap, we're done. Proses Trimming selesai. 



Coloring

Langkah selanjutnya yang saya lakukan adalah membentuk alis menggunakan eyebrow powder menggunakan angled brush dan spooly brush. Eyebrow powder yang saya gunakan di sini adalah Sariayu eyebrow powder yang terdapat dalam eyebrow kit. Warna alis yang tepat digunakan katanya sewatrna dengan akar rambut kita, atau bisa juga setingkat lebih muda. Nah, kalau buat saya, warna hitam atau bahkan soft grey masih terlalu intense untuk warna kulit saya yang fair light dengan warm undertone. Saya merasa kurang cocok saja dengan warna hitam dan merasa kayak tokoh kartun Shincan itu. Haha. So, I personally prefer very dark brown color for my eyebrow. 

1. Dengan menggunakan kuas angled ini, saya memulai membentuk alis dari bagian dalam. Eyebrow powder saya ini sebenarnya masih sedikit kurang gelap buat saya, masih sedikit kemerahan, but it's okay for now.

2. Setelah membuat bingkai alisnya, saya fill-in dan dilanjutkan dengan menyikat menggunakan sikat dari kuas dua sisi tadi.

3. Nah untuk tampilan lebih tahan lama sebenarnya bisa menggunakan maskara khusus alis. Tapi, saya juga belum menemukan brand yang memiliki warna yang tepat. Masih takut dapat yang terlalu dark atau bahkan yang cokelat kemerahan. So, any recommend good mascara eyebrow for me? 


Nah, sharing saya tentang my eyebrow routine sudah selesai. 
Semoga pemilik alis semrawut kayak saya ini menjadi ceria. 
Because, you're not alone dear. Hahaha. 
Rutinitas membentuk alis saya ini saya lakukan kurang lebih sebulan sekali. 
Sangat efisien, dibanding dengan saya harus menggunakan silet yang mungkin bertahan satu minggu saja, karena setelah itu akan banyak rambut-rambut alis yang tumbuh lagi di luar bentuk yang diinginkan.
Sedikit tips dari saya adalah sering-sering saja latihan membentuknya. 
Tahap awal bisa menggunakan pensil alis terlebih dahulu sebelum membentuknya menggunakan pinset. Selain itu, temukan warna yang tepat buat kita sendiri dan jangan berhenti berimajinasi dengan membentuk alis kita. Kita bisa menciptakan berbagai tampilan dengan bentuk yang berbeda. So, go and get your eyebrow done. Hehehe. 







Terima kasih buat semua yang sudah membacanya. 
Please leave your comment below about what's your favourite eyebrow product or about your eyebrow routine. 
Selamat berakhir pekan !

See you in my next post.

Big virtual hug from me,



Sheila

Tuesday, September 30, 2014

#6 Maybelline Fit Me Concealer Review

Hello, lovely friends.
Tidak terasa sudah di penghujung bulan September. Time flies ya.
Post terakhir di bulan September 2014 kali ini adalah sebuah sharing singkat tentang pendapat saya mengenai produk concealer.

Brandnya? Salah satu brand favourite saya untuk kategori drugstore, Maybelline.
Tetapi, bukan dari drugstore di sini.
Saya juga punya concealer dari Maybelline di Indonesia, tetapi karena tidak bertahan lama akibat kelalaian saya menggunakannya sehingga sekarang sudah diganti dengan yang ini.
Saya membeli produk ini sebulan yang lalu dengan harga terjangkau, akibat keracunan Jen frmheadtotoe, si Bapak Goss dan many reviewers lainnya.
Akhirnya, saya mencoba dan benar juga ketagihan.
Baiklah, yuk..



Maybelline Fit Me Concealer- 25 Medium

Concealer ini hadir dengan beberapa shade, dan menurut saya cukup banyak dibandingkan concealer lainnya. Dari hasil blogwalking kanan kiri dan membaca review dari beberapa beauty blogger yang memiliki shade kulit mirip dengan saya, maka saya akhirnya memutuskan untuk mengambil shade nomor 25-Medium.


Pakagingnya biasa saja dengan handle hitam dan botolnya yang transparan, bahkan banyak yang berkata concealer ini dupe dari the famous NARS creamy concealer dari sisi tekstur dan packagingnya, 

Panjangnya kurang lebih sejengkal tangan. Dengan cara pemakaian mengunakan brush empuk seperti lipgloss.


Teksturnya liquid creamy. Tidak secair foundation biasa, tetapi juga tidak se-creamy moisturizer. Menurut saya, tekstur ini mungkin dirancang khusus area di bawah mata yang diklaim memiliki masalah paling banyak oleh semua orang. Selain warna yang hitam, under-eye area saya juga sensitif dan sudah mulai menampakkan garis-garis halus. Mataku dulu tak begini. Hehehe

Tidak berbau dan berwarna orange, lebih cocok dengan yang memiliki neutral or warm undertone


Coveragenya medium to high, tergantung hasil yang kita inginkan. Saya hampir setiap hari menggunakannya setelah melakukan my daily makeup routine (click HERE for more info) 
Bertahan di kulit saya kurang lebih 4-5 jam dengan melakukan aktivitas indoor. 
Berhubung juga saya cepat juga berkeringat, sehingga kayaknya untuk aktivitas outdoor cuma bisa 1-2 jam. 

 

Jenis kulit di bawah mata saya adalah kering, namun area sekitar hidung cukup berminyak.
Itulah sebabnya saya rutin memakai under-eye serum or cream, moisturizer lalu dilanjutkan dengan foundation/bb cream dan concealer ini.
Saya lebih suka mengaplikasikannya sesudah memakai foundation. Concealer ini paling sering saya aplikasikan di bagain bawah mata saya, sebab warna orange-salmon begini katanya memang lebih cocok untuk menutupi lingkar mata yang hitam. Hingga saat ini, saya hanya menggunakan concealer di area mata. Ketika saya mencoba mengaplikasikannya di tempat lain misalnya untuk menutupi acne spots atau warna kulit yang kemerahan, terlalu orange untuk kulit saya. 
Untuk tempat yang lain itu, saya menggunakan my Revlon concealer (check the review HERE). 

Berikut saya coba berbagi penggunaan concealer saya, ignore my wild eyebrow please. Hehe..


1. Before- bare face
2. Dengan brush tadi, saya langsung mengaplikasikannya di area tersebut. Walaupun teknik ini tidak higienis. Tetapi bagi saya, ya ini yang paling praktis and so far so good.
3. Blend with the weakest ring softly. Blend..blend..
4. After. I also put it in my eyelid.

Conclusion :
+  What I like from this product is coveragenya yang oke. Tidak berbau. Cocok untuk area under-eye. Harganya affordable. Shadenya cocok untuk saya. Brushnya empuk di kulit dan gampang dibaurkan. 

- I hope this product will available in Maybelline Indonesia. Walaupun harganya cukup terjangkau, namun shipping cost ke daerah Makassar juga cukup mahal jadinya. 

SCORE :  8/10

Repurchase : Yes, selama masih belum dapat yang sebaik ini, pasti akan repurchase lagi.

I think that's all friends.
I need to go to do some exercises. 
And by the way, now I'm running a small shop called @thestyleofbeauty in Instagram, kindly visit there. 
Please leave a comment what do you think about this product. 
Have you try this one?
Do you have any favourite concealer recently?
Thank you for all of you who read this post, stopping by and leave a comment.
Stay healthy !!

xoxo,


Sheila

"Your skin isnt a paper, dont cut it..
your face isnt a mask, dont cover it..
your life isnt a film, dont end it.. you're beautiful" ---- NN
 

 


Tuesday, September 16, 2014

My Daily Makeup Routine


Hello everyone...
Wah,udah benar-benar lama sejak terakhir kali saya post di page ini.
Rindu rasanya untuk berbagi..
Such another pleasure for me to meet you again via my post and to share some information that maybe useful (hopefully)., walaupun mungkin belum bisa rutin nge-post....
Baiklah, kali ini post saya tentang apa saja makeup yang saya gunakan (hampir) setiap hari.
So, basically it's about my basic daily makeup routine.
Dimulai berdasarkan urutan langkah-langkah penggunaan yang biasanya saya lakukan.
Let's start !
  1. First of all, setelah skincare routine (check my post about it HERE). Saya memulai dengan Etude House Magic Any Cushion-Pink, primer yang sekaligus menjadi corrector kulit saya. Berminyak pada zona T, cenderung kering pada bagian lainnya, kemerahan di titik tertentu jika berjerawat dan pori-pori besar menjadi masalah wajah saya umumnya.
    Dulu tidak terlalu familiar dengan face primer karena takut menjadi terlalu berat. Tetapi setelah saya mencoba memakai Etude House, Dear Girls Be Clear moisturizer yang menyamarkan kemerahan pada wajah saya sekaligus membuat warna kulit tampak merata, saya mencoba akhirnya selalu memakai face primer agar wajah saya lebih "siap" untuk dilapisi dengan yang lain dan agar bertahan lama. Produk ini dibeliin mama saya dari Korea. Hasilnya seperti yang saya harapkan untuk face primer sehari-hari. Tidak berbau, tekstur yang ringan dan cara pemakaian yang praktis menjadi alasan saya masih stick to this one.


  2. Etude House Precious Mineral BB Cream Bright Fit, SPF 30/PA++- Light Beige 01 menjadi produk kedua yang saya gunakan setelah face primer tadi. Hasilnya not too matte and not too oily juga, cukup pas buat kulit kering saya. Ini BB cream pertama saya dan masih setia hingga sekarang, mungkin udah hampir 2 tahun dan saya baru repurchase satu kali ini. Hemat banget pakainya. Dengan menggunakan beauty blender, coveragenya yang medium tampak lebih natural di wajah saya dibanding dengan menggunakan tangan.
    Berhubung this also one of my favourite BB cream (I'm sure I'm not the only person who are in love with this BB cream), saya berharap banget saya bisa bertemu dengan produk lain yang komposisinya serupa ini. Soalnya, seperti yang kita ketahui bersama, kalau EH suka banget inovasi produk yang baru dalam waktu yang singkat. Jadinya susah kalau udah jatuh cinta pada produk EH, takut tiba-tiba discontinued. Anyone maybe can recommend me another must-try BB cream yang kurang lebih mirip ini? please kindly comment below..
  3. This creamy concealer menjadi pilihan saya untuk menyamarkan lingkaran hitam di bawah mata sekaligus spot hitam lainnya yang mengganggu.
    Maybelline FIT ME Concealer-25 Medium ini memiliki warna salmon orange dan coveragenya cukup untuk digunakan sehari-hari.
    Tergoda produk ini karena Jen frmheadtotoe yang memasukkan dalam her most favourite concealer, akhirnya bisa order 2 bulan yang lalu dari salah satu os.Affordable price, tidak berbau dan coveragenya yang juga disebut-sebut mirip si famous Nars Creamy Concealer. Oh iya, concealer ini juga tidak membuat saya breakout. I give 8 of 10 for this product ! 
  4. Untuk langkah selanjutnya, terkadang saya set with pressed powder or even loose powder.
    Brand favourite saya untuk yang satu ini adalah Marcks, semua yang dari jaman dulu kayaknya tau banget. Coba tanya mama deh, pasti tau si kuning putih ini dan saya juga masih pakai ini sampai sekarang loh, suka banget !. Dilanjutkan dengan NYX Eye Shadow Base-White. Bentuknya dalam jar dan harus dicolek untuk diambil menjadikan kurang higienis, tapi it's very okay for me so far.
    Saya beli produk ini 1 tahun yang lalu dan berhubung cuma dipakai sedikit saja tiap sekali pakai, maka begitulah banyaknya jumlah produk yang masih tersisa.
  5. Eyeshadow time !. Bagi saya yang pemilik mata sipit, pemakaian eyeshadow lebih baik daripada harus memakai eyeliner sebanyak-banyaknya agar matanya lebih besar. Silky Girl-Blockbuster Color Palette dengan warna earth tone ini cukup cocok dengan warna neutral yang bisa saya gunakan setiap hari.
    Baru dibeli pertengahan tahun ini, tapi udah hancur banget. Penampakan eyeshadow saya ini udah tidak layak dipamerkan sebenarnya. Hehehe. Very easy to blend (pakai tangan kalau udah darurat), kuasnya oke, pigmentasinya bagus namun tidak bertahan terlalu lama di eyelid saya. 
  6. Produk selanjutnya adalah produk yang juga udah sangat bulky dan tidak layak dipamerkan. Tulisan keterangannya udah hilang akibat dilempar-lempar di makeup case. Eyeliner ini bentuk tutupnya golden heart. Brand ini juga tidak famous at all.
    Bahkan saya hampir lupa namanya. Kalau tidak salah OhMyDarling Liquid Eyeliner-Black.
    Wah, kalau urusan eyeliner saya bisa bilang udah makan asam-garam-manis-pahit deh. Entah kenapa eyeliner saya selalu smudging out atau berhamburan di bawah mata dalam bentuk serbuk setelah menggunakan beberapa jam. Akhirnya coba ini dari rekomendasi teman, harganya cuma Rp.15.000 by the way. Dibelinya di mana?di toko-toko kecil begitu. Jangan cari di mall or department store. Bilang aja OhMyDarling Eyeliner, tapi jangan sambil nyanyi lagu India itu, pecinta Bollywood tau nih maksud saya yang mana.
    Pakai ini seharian, biar nangis gara-gara nonton film India itu atau sambil bungeejumping sekalian deh, yakin tidak bakal meleber ke mana-mana dan warnanya tetap hitam pekat. Akhirnya udah resmi beberapa bulan deh, produk ini tinggal di makeup case saya.   
  7. Kayaknya semua drugstore product yah? Saya baru menyadarinya ketika di point keenam ini. Mungkin kebetulan atau memang saya pecinta drugstore products, bahkan selanjutnya ini bisa ketebak banget apa brand favourite saya untuk mascara.
    Maybelline Magnum Volume Express Mascara-Black. Bulu mata saya tipikal mata sipit banget, yang bentuknya pendek tipis dan lurus. That's why mascara works like a magic for my eyes. So far mascara ini cukup hitam dan waterproof. Walaupun memang masih beberapa kali saya suka kucek-kucek mata tanpa sadari dan meninggalkan bekas di tangan sendiri sampai ke mana-mana. Cukup satu lapis saya gunakan dan hasilnya ringan yang tidak berlebihan terlihat di mata saya sehari-hari, sudah sekitar 1 tahun saya gunakan.
  8. Langkah selanjutnya saya gunakan lip pencil untuk bibir saya yang berwarna pucat bening. Rivera Lip Liner Matic- 02 Cherry Red. Brand ini juga tidak familiar dan juga cuma bisa didapatkan di drugstore yang lengkap. Saya menjadikan lip liner ini sekaligus sebagai lipstick sebab saya lebih suka melakukan teknik gradation lip ala Korea dengan hanya dibubuhkan di bagian dalam saja daripada memakai lipstick di seluruh permukaan bibir saya. Saya membeli produk ini sekitar pertengahan tahun ini. Hasilnya lebih alami dan tahan lama di bibir saya. Harga produk ini juga sangat terjangkau. Namun, sekarang lagi suka menantang diri mencoba warna lipstick yang lain yang agak aneh-aneh atau not-me-at-all tapi belum ketemu dengan warna yang benar benar membuat jatuh cinta.
Sekian sharingnya tentang my daily makeup routine. Sorry, banyak curahan hati colongan berhubung udah lama tidak ngepost tentang makeup soalnya. Hehehe. 
Please comment below what your favourite makeup product for daily uses or anything. 
I will post another review about my currently favourite items..
And if you're still want to ask anything about makeup or anything beauty related, reach me on Facebook, Instagram or Twitter.
Stay beautiful !..
God bless you...